Arsenal Mirip Dengan Spotify

Arsenal Mirip Dengan Spotify

Arsenal Mirip Dengan Spotify
*Daniel-Ek-CEO-Spotify

situsbola.id – Kabar pendiri Spotify ingin membeli Arsenal terus santer terdengar, hingga saat ini ada statment mengatakan Arsenal Mirip Dengan Spotify. Minim profit namun fokus pada perkembangan.

CEO dari Spotify Daniel Ek terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak untuk membeli Arsenal dari tangan Josh Kroenke. Meskipun pihak Arsenal sudah menegaskan bahkan Klub tidak akan dijual, namun Daniel tetap positis dan semakin yakin dengan jalannya.

Kepercayaan diri Daniel Ek bukan sembarangan karena seperti yang diketahui Daniel telah mendapatkan dukungan langsung dari legenda Arsenal, yaitu Thiery Henry, Patrick Vieira dan juga Dennis Bergkamp.

Daniel Ek beserta dengan tiga legenda Arsenal sudah menyiapkan tawaran yang sulit untuk ditolak oleh Josh Kroenke, namun yang menjadi pertanyaan adalah, bisakah Daniel membayar harga yang dipatok oleh Kroenke jika Arsenal benar dijual ?

Kembali ke Kroenke.

Situai keuangan Arsenal juga terus dipantau oleh analis finansial berkebangsaan Swedia yaitu Johan Wendel. Ia sedang menimbang nimbang apakah Daniel bisa benar benar membeli Arsenal.

Menurut Wendel saat ini bola masih dipegang oleh pihak Arsenal, jadi Josh dan kawan kawan berhak mengajukan harga untuk menjual Arsenal kepada Daniel.

Menurut Wendel juga saat ini Arsenal bernilai setidaknya senilai 2 milliar pounsterling atau seharga 40 trilluin rupiah. Tentuk angka ini bukan angka yang kecil.

“Memang ini tergantung lagi kepada pihak Arsenal, namun jelas Daniel tidak akan membuat tweet seperti itu jika dia belum memikirkan kondisi finansialnya” Jelas Wendel.

“Saya kira Daniel mampu untuk membeli Arsenal, karena total seluruh kekayaannya dari porperti spotifynya adalah 3,2 Milliar pounsterling saat ini” Tambah Wendel.

“Mungkin juga dengan kondisi ini, Daniel bisa melakukan pinjaman kepada bank dan lain sebagainya” Tanda Johan Wendel.

Arsenal Mirip Dengan Spotify.

Ada sebuah hal yang membuat Wendel yakin bahwa keputusan Daniel untuk membeli Arsenal adalah keputusan yang tepat. Menurut Wendel Spotify tidak selalu menghasilkan profit tiap tahunnya, namun spotify terus berkembang diseluruh dunia.

“Saya kira bisa, ia adalah pria yang membantu mengembangkan perusahaan yang pada akhirnya menjadi perusahaan rekaman dan streaming terbesar didunia” Jelas Wendel.

“Spotify didirikan pada tahun 2006, namun begitu perusahaan ini tidak selalu menghasilkan profit setiap tahunnya” Tambah Wendel.

“Jelas Daniel sudah bisa bekerja dengan situasi profit yang kecil bahkan tidak ada, namun tetap fokus untuk berkembang, dan inilah citra pemimpin yang dibutuhkan oleh Arsenal” Tutup Wendel.

Sumber : bola.net